Event Pergelaran Kesenian Daerah Kabupaten Trenggalek di Anjungan Jawa Timur Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu 2 Oktober 2011, tidak disia-siakan oleh Pemkab Trenggalek. Tidak hanya menyuguhkan berbegai kesenian daerah serta pameran produk unggulan daerah saja, namun kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk mengadakan pertemuan antara Ikatan Keluarga Asal Trenggalek (IKAT) yang ada di wilayah Jabodetabek dengan segenap pejabat lingkup Pemkab Trenggalek bertempat di Ruang Rapat Anjungan Jawa Timur. Hadir dalam acara ini Bupati, Wakil Bupati, Pimpinan DPRD, Mantan Bupati dan Wabup serta beberapa Kepala SKPD lingkup Pemkab Tenggalek. Sedangkan dari Ikat Jakarta, tampak hadir Wakil Ketua DPR RI Drs. Priyo Budi Santoso, Wakil Kepala BKN, Drs. Eko Sutrisno, M.Si., Ketua Ikat Jakarta Dr. Ir. Gendut Suprayitno maupun anggota Ikat Jakarta lainnya. Selain itu, perwakilan IKAT dari kota lain seperti Jambi, Malang dan Balikpapan juga menyempatkan diri hadir dalam acara ini.
Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR. MMT dalam sambutannya menyampaikan permintaan kepada anggota IKAT yang tersebar di seluruh nusantara untuk mendukung program pembangunan di Kabupaten Trenggalek. “Saya sangat mengharapkan bantuan dari anggota IKAT sesuai dengan kapasitasnya masing-masing khususnya dalam pembangunan infrastruktur yang berskala besar, misalnya pembangunan Bendungan Tugu dan Jalur Lintas Selatan [JLS]”,tutur Bupati.
Terkait dengan hal ini, berdasarkan informasi dari Wakil Menteri PU, Dr. Ir. Hermanto Dardak M.Sc. yang juga merupakan anggota IKAT Jakarta, pembahasan terhadap pembangunan Bendungan Tugu di Kementerian Pekerjaan Umum tidak menemui kendala. “Tinggal menunggu persetujuan dari DPR RI”, kata Bupati menirukan ucapan Hermanto Dardak. Oleh karena itu, Bupati maupun Pimpinan DPRD Kabupaten Trenggalek sangat mengharapkan dukungan dari segenap anggota DPR RI dari Dapil (Daerah Pemilihan) Jatim 7 yaitu wilayah Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Magetan dan Ngawi serta Wakil Ketua DPR RI Drs. Priyo Budi Santoso untuk mengawal penganggaran rencana pembangunan Bendungan Tugu. “Saya harap pada APBN Tahun 2012 telah mulai dianggarkan, walaupun hanya untuk pembangunan awal,. Karena hal inilah yang akan menjadi dasar Pemkab Trenggalek dalam menetapkan anggaran pembebasan tanah masyarakat yang akan dijadikan bendungan”, tutur Bupati.
Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyinggung tentang permasalahan tanah yang ada di Tumpak Dolo. Berdasarkan sejarahnya dan dokumen yang ada, menurut Bupati, tanah ini dulunya merupakan tanah perkebunan yang saat ini ditanami oleh Perhutani. Di tanah ini pula, masyarakat Desa Depok Kecamatan Bendungan yang terkena Bencana Tanah Longsor pada tahun 2007 silam dipindahkan. Oleh karena itu, Bupati mengharapkan bantuan dari segenap warga IKAT khususnya yang ada di Departemen Kehutanan untuk dapat memfasilitasi tugar guling tanah antara tanah masyarakat Desa Depok yang terkena tanah longsor dengan tanah Tumpak Dolo. “Mengingat sampai saat ini masyarakat belum berani membangun rumah karena status tanah yang belum jelas”, ungkap Bupati.
Selain itu, permasalahan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) juga menjadi perhatian Bupati Trenggalek. “Selama ini PNPM sangat bermanfaat bagi masyarakat”, ungkap Bupati. Kendati demikian, Bupati sangat mengharapkan bahwa program PNPM tidak harus mendapatkan dana sharing di APBD Kabupaten/Kota, namun benar-benar hanya bersumber dari APBN maupun APBD Provinsi. “Kalau setiap program PNPM harus mendapatkan dana sharing dari APBD Kabupaten/Kota, maka akan menganggu rencana induk yang telah dianggarkan dalam APBD”, kata Bupati.
Terkait dengan Jembatan Bungur Desa Karangturi Kecamatan Munjungan yang putus akibat banjir, Bupati Trenggalek berharap kepada Dr. Ir. Hermanto Dardak, M.Sc. selaku Wakil Menteri PU untuk tidak memindahkan alokasi pembangunan jembatan bagian atas ini ke daerah lain. Beberapa waktu yang lalu, Kementerian PU telah menganggarkan dana untuk pembangunan Jembatan Bungur bagian atas, namun terpaksa ditunda karena Pemkab Trenggalek belum bisa menganggarkan bangunan bawah jembatan. “Alhamdulillah saat ini Pemkab Trenggalek telah mendapatkan anggaran untuk membangunan bagian bawah jembatan yang berasal dari bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur”, ungkap Bupati
Sementara itu, perwakilan dari IKAT Jakarta sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Drs. Priyo Budi Santoso mengungkapkan bahwa potensi Trenggalek sangat luar biasa terutama sumber daya manusianya. “Jika kita bisa mengumpulkan tokoh-tokoh Trenggalek yang berserak, tidak mustahil bisa bersinergi dalam membangun Trenggalek”, ujarnya. Misalnya, ada Sekjen Kemendagri, Bu Diah Anggraini maupun pejabat eselon II dan III di sejumlah kementrian serta pejabat di Perum Perhutani. Terkait dengan pembangunan Bendungan Tugu dan infrastruktur lain yang berskala besar, Priyo Budi Santoso mengungkapkan kesanggupannya untuk bergabung dengan segenap anggota DPR RI dari Dapil 7 Jawa Timur tanpa memandang bendera partai untuk turut mengawal pengganggaran pembangunan Bendungan Tugu. [#]

