laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

13 Oktober 2011

Bupati Perkenalkan Sekda yang Baru Melalui Rapat Staf

Untuk pertama kalinya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek yang baru, Ir. Sukiman, M.Si. mengikuti Rapat Staf di Graha Bhawarasa, Kamis, 13 Oktober 2011. Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Trenggalek ini sekaligus diadakan sebagai ajang perkenalan antara Ir. Sukiman, M.Si. dengan segenap jajaran Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah [SKPD] termasuk para Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Dalam kesempatan ini, Ir. Sukiman, M.Si. memperkenalkan diri bahwa ia diangkat sebagai CPNS pada tahun 1981 di Pemkab Madiun dan selama 4 tahun terakhir ini  menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun. “Belum pernah ada bayangan sebelumnya kalau saya akan pindah ke Kabupaten Trenggalek”,ungkapnya.

Selain itu, Sekda yang baru ini juga menyampaikan bahwa selama menjabat sebagai Sekda di Kabupaten Trenggalek tidak akan berbuat neko-neko (aneh-aneh) serta akan selalu Sami’na wa Atho’na (mendengar dan taat) kepada pimpinan.

Ir. Sukiman, M.Si. juga menyampaikan bahwa di dunia ini ada beberapa  kategori  manusia.  Ada jenis manusia wajib, sunnah, mubah, makruh, haram serta ada jenis orang yang ada atau ketiadannya tidak ada bedanya. “Saya sangat mengharapkan agar posisi saya sebagai Sekretaris Daerah ini dapat memberikan manfaat [minimal dalam kategori sunnah]   kepada masyarakat Trenggalek”, tuturnya. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini Ir. Sukiman M.Si. juga meminta dukungan kepada semua pihak, khususnya para Kepala SKPD dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh Bupati Trenggalek.

Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek Dr. Ir. Mulyadi WR. MMT. kembali mengingatkan kepada Sekda maupun Kepala SKPD tentang beberapa karakter yang harus dimiliki oleh pemimpin, yang disingkat PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela). Menurut Bupati, walaupun PDLT ini merupakan konsep  kepemimpinan Orde Baru, namun masih relevan diterapkan hingga sekarang. Selain itu, Bupati juga menyinggung watak pemimpin yang terangkum dalam Hasta Brata.

Kepada Sekda yang baru, Bupati meminta untuk segera melakukan koordinasi dengan para Kepala SKPD serta segera mengenal wilayah Kabupaten Trenggalek. “Banyak tugas yang harus segera diselesaikan”, ungkap Bupati. Diantaranya melaksanakan evaluasi pelaksanaan APBD, baik itu APBD induk  maupun dalam APBD Perubahan, seberapa jauh pelaksanaanya, termasuk kegiatan fisik konstruksi. “Saya minta kegiatan fisik konstruksi  dipercepat pelaksanaannya,  karena itu para Kepala SKPD harus turun ke lapangan  dan memberikan peringatan kepada rekanan”, lanjut Bupati.  Mengingat tahun 2011 akan segera berakhir serta musim kemarau saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan proyek fisik konstruksi.

Terkait APBD 2012, Bupati juga meminta kepada para Kepala SKPD untuk segera menyiapkan daftar usulan kegiatan. “ Saya harap minggu depan KUA dan PPAS  sudah mulai  dibahas di DPRD”, tutur Bupati. Bupati juga mengingatkan kepada Kepala  SKPD  untuk tidak mewakilkan stafnya dalam  menghadiri hearing maupun  rapat dengan DPRD. “Oleh karena itu, hendaknya para Kepala SKPD  benar-benar memahami materi yang akan dibahas dalam rapat DPRD”, instruksi Bupati.  Masih terkait dengan APBD 2012, Bupati juga meminta agar  kegiatan-kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun, misalnya pameran hari jadi provinsi  dan yang lainnya untuk dianggarkan dengan cermat. Sehingga ketika  ada undangan  untuk mengikuti  kegiatan  kita tidak kebingungan.

Dalam kesempatan ini pula, Bupati juga meminta SKPD terkait untuk segera merekap dan merangking pelaskanaan Bantuan Infrastruktur Pedesaan di semua desa. “Untuk desa yang partisipasi masyarakatnya tinggi, akan diberikan reward  berupa  penambahan anggaran”, tutur Bupati. Kepada PNS yang ada di Kabupaten Trenggalek, Bupati mengingatkan pentingnya mengetahui politik. “Meskipun demikian jangan berpolitik praktis”,kata Bupati.
Pada akhir sambutannya Bupati mengatakan bahwa Sekda itu ibarat leher, yang bertugas menghubungan antara kepala dengan tubuh. Menghubungkan antara staf dengan Bupati, terutama jika terjadi kesulitan komunikasi dan menghubungkan  Pemerintah Daerah dengan  DPRD. Karena itu Sekda harus luwes, namun juga harus tegas.
Rapat staf  sempat terhenti sejenak dan sebagian yang hadir keluar ruangan ketika terjadi gonjangan karena gempa bumi. Setalah gempat usai, rapat diteruskan lagi. Wakil Bupati Trenggalek, Kholiq, SH, M.Si. tidak hadir dalam rapat staf ini, karena sedang ada tugas di Kendari[#]

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video