Dalam menghadapi masa-masa sulit ini tidak ada hal yang lebih utama selain menjadi insan yang bersyukur kepada Allah SWT karena bagaimanapun juga kita masih diberi ketenteraman jauh dari hiruk pikuk pergolakan seperti di tempat-tempat lain. Oleh karena itu bagi masyarakat Desa Wonorejo Kecamatan Gandusari mengadakan acara bersih desa merupakan salah satu bentuk syukur kepada Sang Maha Pencipta.
Demikian antara lain disampaikan oleh Haji Syukron Suwondo sebagai pembicara dalam pengajian akbar Bersih Desa Wonorejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek pada Hari Sabtu, 15 Oktober 2011. Acara yang bertempat di Balai Desa Wonorejo ini dihadiri oleh segenap masyarakat setempat.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Trenggalek Kholiq, SH, M.Si beserta Ibu Umi Hanik Kholiq, Camat Gandusari beserta unsur Muspika Gandusari, para pejabat terkait, para tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Lebih jauh Haji Syukron Suwondo menekankan pentingnya syukur dapat diimplementasikan dalan kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini secara garis besar adalah menjalankan perintahNYA dan menjauhi laranganNYA. Manusia banyak yang lupa jika mendapat kenikmatan. Oleh karena itu pentingnya selalu koreksi diri untuk menuju kepada wujud syukur ini.
Sementara itu Wakil Bupati Trenggalek Kholiq, SH, MSi dalam kata sambutannya menekankan agar masyarakat Desa Wonorejo untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan dalan mewujudkan iklim yang kondusif. Oleh karena itu segala permasalahan hendaknya dapat dibicarakan baik-baik melalui musyawarah. Hendaknya dihindarkan bentuk-bentuk unjuk rasa yang dapat memperkeruh suasana.
Acara ini ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan mengambil lakon Semar Kembar. Pagelaran wayang Kulit ini dibawakan oleh dalang ki Haji Syukron Suwondo dari Blitar yang juga bertindak sebagai pembicara dalam pengajian tersebut.
