laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

27 September 2011

Tingkatkan Kewaspadaan Masyarakat, Bupati Adakan Rapat Koordinasi Keamanan bersama Forpimda

       Menyikapi terjadinya berbagai peristiwa yang merasahkan masyarakat seperti kerusuhan di Ambon serta bom bunuh diri di Gereja GBIS Kepunton, Solo pada  Minggu, 25 September  2011 kemarin, Bupati Trenggalek Dr.Ir. Mulyadi, WR, MMT mengadakan Rapat Koordinasi keamanan bersama Forpimda dan stakeholders terkait pada Senin, 26 September 2011. 
        Bertempat di Aula  Hotel Hayam Wuruk, tindakan cepat tanggap ini diharapkan mampu merapatkan barisan antar stakeholders, sehingga mampu meningkatkan kewaspadaan dan kemananan.  “Rakor ini meskipun terkesan mendadak, namun memang penting sekali untuk  dilakukan dengan harapan  bisa segera disosialisasikan ke berbagai elemen masyarakat  melalui Muspika maupun Kepala Desa/Kelurahan guna  mewujudkan kondisi yang  tetap aman dan kondusif”  jelas Bupati.
        Berdasarkan  peristiwa terorisme yang telah terjadi, biasanya dilakukan oleh bukan penduduk setempat [orang asing], bersikapnya aneh atau menutup diri dan ekslusif,  berpakaian lain dari kebiasaan masyarakat setempat  serta  membawa tas/ransel.  Oleh karena itu Bupati meminta masyarakat untuk mewaspadai bila mendapati orang dengan ciri-ciri tersebut dan segera melapor  kepada aparat keamanan setempat. Supaya informasi ini sampai ke masyarakat, Bupati minta kepada para Camat untuk menyampaikan kepada para Kepala Desa/Kelurahan untuk segera melaksanakan sosialisasi guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Bupati meminta para Camat diminta untuk bertempat tinggal  di tempat tugasnya, untuk mempermudah koordinasi dengan anggota Muspika maupun dengan Kepala Desa/Kelurahan. 
        Guna meningkatkan keamanan dan kewaspadaan, tempat-tempat  perbelanjaan hendaknya ada Satpamnya. Selain itu,  tempat ibadah,  kantor- kantor, hotel serta tempat-tempat hiburan perlu ditingkatkan keamanannya, mengingat sebentar lagi ada perayaan Hari Natal dan Tahun Baru.
         Selanjutnya, Kapolres Trenggalek  AKBP. Totok Suharyanto, S.Ik, M.Hum dalam catatannya mengungkapkan bahwa faktanya tindakan terosisme itu memang ada dan dinamikanya terus berproses. Untuk mengatasi terorisme yang bisa dikategorikan sebagai extraordinary crime, menurutnya perlu dilakukan tindakan yang extra comprehensive
         Seperti halnya menyikapi meledaknya bom di Solo yang sangat meresahkan masyarakat, beberapa langkah telah dilakukan Polres Trenggalek untuk tetap menjaga keamanan di Kabupaten Trenggalek.  Langkah pertama, Polres Trenggalek bekerjasama dengan aparat terkait telah melakukan pengamanan di dua puluh gereja.  Operasi penggal jalan yang bertujuan untuk mengawasi beberapa orang yang masuk ke area Trenggalek juga telah dilakukan di beberapa tempat yaitu perbatasan Panggul dengan Pacitan, perbatasan Tugu juga perbatasan Pogalan dengan Tulungagung. 

        Langkah ketiga, Polres Trenggalek telah meningkatan kegiatan patroli dengan sasaran utama di  gereja, tempat keramaian dan di beberapa SPBU. Di akhir laporannya, Kapolres Trenggalek meminta masyarakat untuk segera melapor ke Polres Trenggalek jika menemukan gelagat-gelagat yang kurang baik dan mencurigakan. 
        Sementara itu, terkait dengan pencegahan tindakan terorisme di Kabupaten Trenggalek, Dandim 0806 Trenggalek, Letkol CZi. Hari Pahlawantoro ikut menambahkan beberapa poin penting.  Dalam arahannya, Letkol CZi Hari Pahlawantoro meminta Danramil  untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat di wilayah untuk meningkatkan kewaspadaan. Jika menemukan gelagat yang mencurigakan supaya segera disampaikan ke instansi Polri terdekat. Dandim juga mempersilakan Kapolsek maupun Camat untuk menggandeng Danramil beserta aparat TNI setempat untuk mengatasi berbagai persoalan keamanan dan ketertiban. Dandim juga mengingatkan perlunya Siskamling maupun Pamswakarsa.
        Senada dengan yang disampaikan oleh Kapolres serta Dandim 0806 Trenggalek, Plh.Kajari Erna Normawati Widodo Putri, S.H juga menjelaskan tentang peran Kajari dalam rangka mengatasi terorisme. Menurutnya, Kajari melalui intelijennya juga telah melakukan beberapa tindakan- tindakan preventif.
        Arahan terakhir, S. Akbar Abbas selaku Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek berharap agar beberapa unsur baik Bupati, Polres, Kejaksaan dan masyarakat  mampu merapatkan barisan untuk mengatasi permasalah yang terkait dengan hal-hal yang mengusik keamanan dan kenyamanan masyarakat. “Asal semua kompak, hal seperti ini bisa kita antisipasi” pungkasnya.
Hadir dalam rapat koordinasi keamanan ini  Wakil Bupati Trenggalek, Sekretaris Daerah serta Kepala SKPD, Camat, manajemen bank, pengusaha hotel/pertokoan, MUI serta Forum Kerukunan Umat Beragama [FKUB]. [tim]

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video