Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian nasional memiliki peran yang penting dan strategis. Kondisi tersebut dapat dilihat dari berbagai data yang mendukung bahwa eksistensi UMKM cukup dominan dlam perekonomian Indonesia dan khususnya Jawa Timur. Dalam rangka mendukung pengembangan dan pemberdayaan UMKM Bank Indonesia memiliki pilar-pilar kebijakan strategis yang meliputi : (1) Pengaturan kepada perbankan untuk mendorong pengembangan dan pemberdayaan UMKM, (2) Menata dan mengembangkan kelembagaan yang menunjang (3) Pemberian bantuan teknis, (4) Kerjasama dengan berbagai pihak baik dengan lembaga pemerintah maupun lembaga lainnya.
Demikian antara lain keterangan dari Kepala Bank Indonesia Kediri Matsisno pada acara Sosialisasi Penelitian Komoditas/Produk/Jasa Unggulan (KPJU) Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Kabupaten Trenggalek. Acara ini bertempat di Graha Bhawarasa pada Hari Kamis tanggal 29 Oktober 2011. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Trenggalek, Kepala SKPD terkait, unsur perbankan, dan undangan lainnya.
Sementara itu Bupati Trenggalek Mulyadi WR dalam kata sambutannya antara lain menyatakan bahwa dalam angka mendorong dan mengembangkan potensi ekonomi daerah serta menarik minat investasi masyarakat dan investor di Kabupaten Trenggalek, dirasakan masih dibutuhkan informasi lain potensi usaha yang diperlukan untuk investasi pemerintah maupun swasta. Informasi ini sangat penting agar usaha-usaha UMKM tidak selalu ketinggalan dalam merebut peluang, karena tidak mampu memilih usaha yang prospektif layak. Selain itu proses pengambilan keputusan investor untuk melakukan investasi menjadi lebih cepat, karena dunia usaha tersedia informasi jenis-jenis usaha yang siap untuk dipilih. Dan juga pendanaan pihak pemberi kredit atau bank di daerah lebih aktif karena memperoleh informasi yang cukup dalam pembiayaan usaha yang potensial.
Dalam kesempatan itu Bank Indonesia menyerahkan bantuan beasiswa kepada siswa berprestasi di Trenggalek. Adapun penerima beasiswa tersebut antara lain: Dewi Ika Ainurrofiqoh (SMAN 1 Trenggalek), Khoirurrochmah (SMAN 1 Karangan), Nizam Deniswara (SMAN 2 Trenggalek), Ulfi Nur Fidiana (SMAN 1 Durenan), dan Suciati Nurhabiba (SMAN 1 Kampak)
