Sebanyak 100 mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Pemerintah Kabupaten Trenggalek pada Kamis, 22 September 2011 telah diwisuda bertempat di Aula Hotel Hayam Wuruk Trenggalek. Wisuda digelar dalam Rapat Terbuka Senat Akademi Keperawatan program reguler angkatan X. Seperti dalam laporan yang disampaikan oleh Pembantu Direktur II Akper, Awan Hariyanto, S.Kep, Ners disampaikan bahwa angkatan X berhasil memwisuda 100 mahasiswa yang terdiri dari 96 mahasiswa reguler dan sisanya merupakan susulan dari program khsusus tahun 2007/2008.
“Pada tahun ke -13 ini, Akper Pemkab Trenggalek telah berhasil meluluskan ahli madya keperawatan atau perawat profesional pemula sebanyak 100 orang, sebelumnya Akper Trenggalek juga telah berhasil meluluskan sebanyak 800 wisudawan dari angkatan I hingga angkatan IX” ungkap Awan Hariyanto. Yang cukup membanggakan, menurut Awan Hariyanto, S.Kep, Ners sebanyak 639 wisudawan dari 800 lulusan Akper tersebut telah berhasil bekerja, baik di instansi swasta maupun pemerintah.
Sedangkan untuk tahun 2011, Akper Pemkab Trenggalek tercatat memiliki 256 peserta didik, dengan rincian, tingkat I sebanyak 91 mahasiswa, tingkat II sebanyak 89 mahasiswa dan tingkat III sebanyak 76 mahasiswa. “ Untuk itu, segenap civitas akademika Akper Pemkab Trenggalek secara khusus mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat luas khususnya masyarakat Kabupaten Trenggalek yang telah percaya terhadap penyelenggaraan pendidikan di Akper Pemkab Trenggalek”. ujarnya.
Kemudian acara dilanjutkan dengan prosesi wisuda. Pada prosesi ini, satu persatu para wisudawan diberikan kalung tanda alumnus dan diteruskan pemindahan tali toga oleh Direktur Akper Trenggalek,Mimik Christiani, S.St.
Setelah diselingi dengan beberapa acara hiburan, prosesi wisuda kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan berita acara serta pernyataan sumpah oleh drg.Mundi Sri Pangestuti, selaku Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Selanjutnya, Drg.Mundi Sri Pangestuti selaku perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya meminta kepada institusi pendidikan untuk menjalin kemitraan dengan pihak swasta, baik di dalam negeri dan luar negeri. Menurutnya, hal ini sebagai upaya adaptasi terhadap perubahan yang terjadi dan kebutuhan akan lapangan pekerjaan terhadap lulusan Akper. Menurut Drg.Mundi Sri, tindakan semacam ini harus segera dilaksanakan mengingat kemampuan pendayagunaan pemerintah terhadap lulusan Akper sangat terbatas, baik sebagai pegawai negeri ataupun tenaga kontrak.
Tak kalah pentingnya, kepada para wisudawan Drg. Mundi Sri Pangestuti meminta mereka untuk mendukung suksesnya program MDGs (Millenium Development Goals) yang sedang digalakkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. “ Dalam salah satu poinnya disebutkan bahwa tujuan MDGs sesuai dengan program prioritas (ICON) Jawa Timur adalah penuntasan pelayanan kesehatan gratis di puskesmas.” pungkasnya
Sementara itu, Bupati Trenggalek, Dr.Ir.Mulyadi, WR, MMT dalam sambutannya mengajak seluruh wisudawan untuk mensukseskan visi Kabupaten Trenggalek untuk menciptakan Kabupaten Trenggalek yang sejahtera dan berakhlak. Melalui bidang kesehatan yang mereka terjuni, Bupati mengharapkan para lulusan Akper ini mampu mengabdikan diri di masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. “Saya yakin, cita-cita utama dari para wisudawan ini bagaimana bisa membantu meningkatkan kesehatan di daerah kita, utamanya di daerah Trenggalek” ungkap Bupati.
Bupati juga mendorong kepada wisudawan untuk mengabdi dan magang di Puskesmas atau Poskesdes yang ada di pedesaan. Menurut Bupati, selain tenaga medis di daerah pelosok masih kurang, para wisudawan juga bisa mendapatkan pengalaman. “ Karena pendidikan itu antara teori dan praktek jauh berbeda, apa yang kita dapatkan di sekolah kira-kira hanya 15% yang bisa diaplikasikan di lapangan”. Namun perlu diingat, ketika magang tersebut harus dilandasi dengan semangat pengabdian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Disela sambutannya, Bupati Trenggalek meminta kepada para peserta wisuda dan keluarga wisudawan yang mendampingi untuk mendukung Kabupaten Trenggalek yang mengajukan Daya Tarik Wisata Goa Lowo dalam Anugerah Wisata Jawa Timur Tahun 2011. Dukungan yang diharapkan adalah melalui SMS, karena penentuan juara favorit didasarkan pada polling SMS. Untuk mendukung Goa Lowo yang diunggulkan dalam Anugerah Wisata Tersebut, bisa dilakukan dengan mengetik SMS: AWN(spasi)KABUPATEN TRENGGALEK, kirim ke 3799.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati berpesan kepada wisudawan yang mendapat nilai terbaik untuk terus bekerja, belajar dan terus belajar karena teori tidak sama dengan yang ada di lapangan.Sementara itu, tiga wisudawan yang berhasil meraih gelar cumlaude dalam wisuda angkatan X Akper Pemkab Trenggalek adalah Ita Purnamawati dengan Indeks Prestasi (IP) 3,72. Posisi kedua diraih oleh Nesa Anggraini dengan IP 3,48 dan Febtina Dwi Setyorini dengan IP 3,47.
Selain Bupati Trenggalek, DR.Ir. H.Mulyadi, WR,MMT, turut hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Jawa Timur, drg.Mundi Sri Pangestuti, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek S. Akbar Abas, SE, MM, Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek Ir. Cipto Wiyono, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan serta Direktur RSUD Dr.Soedomo Kabupaten Trenggalek. [ra]