Setelah rehat selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1432 H, peringatan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke-817 kembali digelar. Kali ini, Kamis 08 September 2011, masyarakat Trenggalek dimanjakan dengan atraksi terjun payung dan atraksi udara lainnya oleh satuan Paskhas TNI AU gabungan dari Batalyon 464 Malang dan dari Lapangan Udara [Lanud] Iswahjudi Madiun.
Atraksi yang digelar di Lapangan Stadion Kelutan ini terbuka untuk umum sehingga banyak sekali masyarakat Trenggalek, baik itu pria maupun wanita, tua ataupun muda yang memadati tribun maupun pinggir lapangan stadion. Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR. MMT. didampingi Komandan Kodim 0806 Letkol CZI. Hari Pahlawantoro, Wabup Kholiq, SH. M.Si, Ketua DPRD S. Akbar Abbas S.E., Sekda Ir. Cipto Wiyono, M.Si. serta beberapa Kepala Dinas lingkup Pemkab Trenggalek juga turut hadir menyaksikan acara ini.
Tepat pukul 09.30 WIB, Pesawat Hercules Alpa 1303 dari Skuadron Udara 32 Lanud Abdulrahman Saleh Malang yang diterbangkan oleh Letkol Penerbang Arifin mulai menurunkan personel terjun payungnya yang kesemuanya berjumlah 23 orang. Semua penerjun ini merupakan anggota Batalyon 464 Malang yang telah memiliki pengalaman melakukan terjun payung sekitar seribu kali. Sehingga walaupun saat itu angin di Stadion Kelutan cukup kencang, pendaratan berjalan dengan sukses.
Pelaksanaan terjun payung dibagi menjadi 2 tim, tim pertama berjumlah 10 orang dan tim kedua berjumlah 13 orang. Dari kejauhan, tampak para penerjun melakukan manuver-manuver sebelum pendaratan. Bebarapa di antaranya juga membawa bendera merah putih dan bendera yang bertuliskan Selamat Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke-817. Tepuk tangan meriah para penonton termasuk Bupati Trenggalek beserta jajarannya menyambut tiap personel terjun payung ketika menginjakkan kakinya di tanah.
Tidak hanya terjun payung saja, atraksi kemudian dilanjutkan dengan manuver Pesawat Hercules Alpa 1303 yang terbang rendah dengan kecepatan tinggi dimana dalam istilah penerbangan disebut low pass. Setidaknya Pesawat Hercules ini melintasi Stadion Kelutan dengan ketinggian yang sangat rendah sebanyak 3 kali. Atraksi diakhiri dengan manuver pesawat aero modelling oleh personel dari Lanud Iswahjudi Madiun. Layaknya pesawat perang sungguhan, pesawat mini yang digerakkan dengan remote control ini melakukan manuver-manuver penerbangan seperti inverted (terbang terbalik), berputar-purtar (roll) dan manuver-manuver menarik lainnya. [okt/tg]