Rombongan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Trenggalek pada hari Selasa 23 Agustus 2011 bertempat di Masjid Batul Karim Desa Ngepeh Kecamatan Tugu. Safari ramadhan di Kecamatan Tugu ini merupakan urutan ke-12. Ikut mendampingi Bupati Trenggelak dalam kesempatan ini Ketua DPRD, S. Akbar Abas, SE, MM, anggota Forpimda Forpimda, Asisten Sekretaris Darah dan beberapa Kepala SKPD Llngkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
Camat Tugu, Hari Andhiko AP. dalam laporannya menyatakan bahwa situasi dan kondisi di wilayahnya cukup aman, program-progam pemerintah seperti ADD, bantuan infrastruktur perdesaan, PNPM, bantuan stimulan dan bantuan keuangan desa dari Provinsi Jawa Timur dapat dilaksanakan dengan baik.
Mengenai Bendungan Tugu, Hari Andhiko AP. menyampaikan bahwa rencana Bendungan Tugu sudah menjadi agenda pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum, sehingga perlu bantuan segenap lapisan masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Tugu agar bendungan yang direncanakan bisa mengairi sawah seluas sekitar 120 ribu hektarbisa segera terwujud.
Saat menuju Desa Ngepeh, Bupati Trenggalek menyempatkan diri mampir sebentar di Desa Nglongsor sehingga terlambat sampai Masjid Baitul Karim. Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR, MMT dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagian besar jalan di wilayah ternggalek rusak parah, namun karena kemampuan APBD terbatas, maka penanganan perbaikannya secara bertahap. Pemkab Trenggalek akan selektif dalam pemilihan jalan yang akan diperbaiki terlebih dahulu dan harus mengikuti mekanisme penganggaran sesuai dengan aturan yang berlaku. “Tidak semudah membalikkan tangan” ucap Bupati.
Menyikapi aksi penanaman pohon pisang di ruas jalan Curahmulyo Desa Nglongsor beberapa hari yang lalu Bupati menjelaskan bahwa yang sebenarnya terjadi adalah miskomunikasi saja. Dalam APBD tahun 2011, yang mendapatkan Danan Alokasi Khusus [DAK] untuk pemeliharaan jalan adalah ruas Kerjo - Tumpuk, bukan ruas Curahmulyo. Memang ada aspirasi agar pemeliharaan jalan dialihkan ke ruas Curahmulyo, apalagi setelah ambruknya jembatan Gondang, arus lalu lintas di Curahmulyo meningkat. Namun hal itu tidak mungkin dilakukan segera, karena sudah terikat dengan ketentuan DAK. Solusinya, pemeliharaan jalan Kerjo -Tumpuk tetap dilaksanakan tahun ini, sedangkan perbaikan ruas Curahmulyo dan jembatan Gondang diprioritaskan pada tahun 2012.
Menyinggung rencana pembangunan Bendungan Tugu, menurut Bupati hal tersebut merupakan usaha untuk mengangkat perekonomian masyarakat Kabupaten Trenggalek. Bendungan ini mampu mengairi sawah irigasi teknis sampai wilayah Tulungagung. Bendungan ini bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik, pariwisata, perikanan, mencegah banjir selain untuk irigasi teknis. Dari aspek teknis pembangunan bendungan ini sudah disetujui tinggal aspek sosial budaya yang perlu diselesaikan. Jika semua aspek sudah beres maka bendungan tersebut akan segera dibangun.
Menunggu datangnya waktu berbuka, KH. Cholil Majid dari Ponpes Qomarul Hidayah menyampaikan Kultum. KH. Cholil Majid antara lain menyatakan bahwa kunci sukses adalah doa, usaha, iman dan taqwa yang selanjutnya disingkat DUIT. [tg/ys]
