Tiba gilirannya Safari Ramadhan 1432 H Bupati Trenggalek di Kecamatan Munjungan pada Hari Senin 15 Agustus 2011. Safari Ramadhan kali ini dipusatkan di Masjid Al-Huda Dusun Gunung Kembar Desa Tawing. Mendampingi Bupati Trenggalek, Komandan Kodim 0806 Trenggalek, Letkol CZI. Heri Pahlawantoro, Ny. Penny Mulyadi serta Para Kepala SKPD Lingkup Pemkab Trenggalek.
Dalam laporannya, Camat Munjungan, Drs. Joko Susanto menyatakan bahwa program-program pemerintahan dan pembangunan di Kecamatan Munjungan berjalan cukup lancar, baik itu melalui program bantuan infrastruktur perdesaan maupun melalui bantuan stimulan. “Bahkan rata-rata di setiap desa, nilai hasil pembangunan menjadi 3 kali lipat dari bantuan yang diterima”,ungkapnya.
Salah satu contoh nyata, lanjut Camat Munjungan, adalah pelaksanaan pembangunan dari dana stimulan di Desa Ngulungkulon. Pada tahun 2011 ini, Desa Ngulungkulon mendapatkan bantuan stimulan sebanyak 375 sak semen yang dibagi menjadi 20 Rukun Tetangga (RT). Dengan bantuan stimulan ini masyarakat bergotong royong memberikan kontribusi sebesar Rp 50. 000 - 100.000 per KK yang selanjutnya digunakan untuk merabat jalan dan membuat Tembok Penahan Jalan (TPJ). “Jalan dari Desa Bangun ke Munjungan juga akan segera diperbaiki, begitu pula jalan dari Craken-Ngulungkulon”, lanjut Camat.
Camat Munjungan juga sangat optimis bahwa sebanyak 19 jembatan yang rusak akibat banjir tahun 2010 kemarin, pada tahun 2011 ini akan dapat diperbaiki. dengan cara seperti ini Atas nama masyarakat Munjungan, Drs. Joko Susanto juga mengharapkan agara Pemkab Trenggalek untuk secepat mungkin memperbaiki Jalan Kampak - Munjungan yang saat ini kerusakannya sudah sangat parah.
Dalam kesempatan ini, Bupati Trenggalek Dr. Ir. Mulyadi WR. MMT. menyampaikan bahwa saat ini Pemkab Trenggalek sedang mengusahakan untuk memperbaiki jalan dan jembatan di Kecamatan Munjungan, khususnya jalan Kampak-Munjungan dan Jembatan Bungur. Namun Bupati mengharapkan masyarakat untuk terus bersabar, mengingat proses perbaikan membutuhkan waktu. Disamping itu, saat ini semua proses perbaikan harus sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku.
Melalui Dana Bantuan Infrastruktur dan Bantuan Stimulan, Bupati percaya bahwa sedikit demi sedikit jalan-jalan desa yang rusak di Kecamatan Munjungan akan bisa diperbaiki. Hal ini tidak lepas dari peran serta masyarakat Kecamatan Munjungan yang mempunyai rasa gotong royong dan partisipasi yang tinggi. Hal ini dirasakan sendiri oeh Bupati Trenggalek ketika menjabat pertama pada tahun 2000-2005. "Bahkan pada saat itu, jalan-jalan kecil yang diistilahkan jalan tikus juga ikut diaspal",tutur Bupati.
Bupati juga mengharapkan dukungan dari semua masyarakat dalam pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) khususnya terkait dengan pembebasan tanah. "Sebenarnya pembangunan JLS dari Pemprov Jatim untuk jalan di Kecamatan Munjungan sudah siap sejak beberapa tahun yang lalu. Namun karena proses pembebasan tanah masih belum selesai, pembangunan JLS dialihkan ke wilayah Jalasutro ",ungkap Bupati.
Usai buka bersama dengan masyarakat, 2 orang perwakilan dari para pekerja trasportasi menemui Bupati, mereka meminta waktu guna menyampaikan aspirasi seluruh pekerja transportasi yang ada di Kecamatan Munjungan terkait dengan kerusakan infrastruktur jalan. Mengingat waktu sholat tarawih segera tiba, pertemuan dengan pekerja transportasi disanggupi oleh Bupati Trenggalek seusai shalat tarawih bertempat di Kantor Kecamatan Munjungan. Usai tarawih, ternyata yang hadir di halaman Kantor Kecamatan Munjungan tidak hanya pekerja transportasi saja, namun juga masyarakat berbagai elemen lebih dari 500 orang.
Di depan massa, Dr. Ir. Mulyadi WR, MMT dengan tenang menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2011 ini Jalan Kampak-Munjungan akan segera diperbaiki. "Saat ini masih dalam proses lelang atau tender",ungkap Bupati. Anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan jalan Kampak - Munjungan pada tahun 2011 ini sebesar Rp 875.831.100 yang terbagi menjadi 2 paket. Sesuai jadwal, diperkiraan pada pertengahan Bulan September 2011 ini proses perbaikan akan mulai dikerjakan. Sedangkan untuk Jembatan Bungur, lanjut Bupati, perbaikan direncanakan pada tahun 2012 mendatang. "Selain menggunakan APBD Kabupaten Trenggalek, untuk perbaikan Jembatan Bungur maupun untuk melanjutkan perbaikan jalan Kampak - Munjungan , Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah mengajukan permohonan bantuan dari Pemprov Jatim",jelas Bupati.
Untuk memperjelas apa yang telah disampaikan, usai berbicara dengan massa di halaman Kantor Camat, Bupati meneruskan pertemuan dengan perwakilan yang ditunjuk massa bertempat di rumah dinas Camat Munjungan. Untuk meyakinkan massa bahwa jalan Kampak - Munjungan segera diperbaiki, dalam kesempatan tersebut Bupati menandatangani surat pernyataan yang disaksikan oleh perwakilan massa, diantaranya Sukadji, Mukono dan Jumani. Selanjutnya perwakilan ini turut menyampaikan apa yan disampaikan Bupati kepada komunitasnya masing-masing [okt/ys]

