| Bupati menyerahkan migor kepada pembeli perdana |
Menandai dimulainya operasi pasar di Kabupaten Trenggalek, Kamis, 18 Agustus 2011 Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi, WR, MMT didampingi Asisten Ekonomi & Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Drs. I Gede Siama, M.Si dan Kepala Perum Bulog Sub Divre Wilayah X Tulungagung, Ir. H. Damin Hartono Roestam, M.Si menyempatkan diri meninjau ke lokasi operasi pasar digelar, yaitu Pasar Basah Trenggalek. Rencananya ada tujuh Kecamatan yaitu Trenggalek, Gandusari, Pogalan, Durenan, Tugu, Karangan dan Suruh secara bergantian akan menjadi lokasi pelaksanaan operasi pasar yang akan diselenggarakan hingga 27 Agustus 2011 nanti. Operasi pasar diupayakan di pasar kecamatan yang kebetulan sedangan hari pasaran Sedangkan untuk menginformasikan kepada masyarakat, pagi hari sebelum dilaksanakan operasi pasar petugas akan mengadakan siaran keliling atau ledang kepada masyarakat.
Di hadapan masyarakat yang menunggu dimulainnya operasi pasar di Pasar Basah Trenggalek, Kamis, 18 Agustus 2011, Bupati mengungkapkan bahwa operasi pasar memang sengaja dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat terutama memberikan kemurahan harga. “Operasi pasar memang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur , termasuk di Kabupaten Trenggalek dengan memberikan harga yang lebih murah diantaranya untuk beras, minyak goreng dan gula.” ungkap Bupati dalam bahasa Jawa.
Menurut Bupati, untuk beras kelas medium bisa didapatkan dengan harga yang lebih murah yaitu 6.100/ kg. Jika dibandingkan harga pasaran, masyarakat bisa menghemat Rp.1400 per kilonya. Sedangkan untuk minyak goreng juga dijual lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran. “Harga minyak goreng juga lebih murah dari pada di luar” tegas Bupati. Minyak goreng merek Kunci Mas, Sunco dan Mitra dijual dengan harga 11.450/ liter dan minyak kemasan sederhana dijual dengan harga 9.250/liter. Sementara itu, gula pasir bisa dibeli dengan harga Rp.8.400/ Kg. Jika stok yang dijual kurang dari kebutuhan masyarakat, Bupati akan berusaha menyediakan kembali “ Jika barangnya kurang, saya akan berupaya minta tambahan” pungkas Bupati. [ra/ys]