laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

17 Agustus 2011

46 Napi Rutan Trenggalek Mendapatkan Remisi


Bupati menyaksikan hasil karya warga binaan Rutan usai menyerahkan SK Remisi
Peringatan ke-66 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2011 ini  membawa berkah tersendiri bagai narapidanya yang sedang menjalani hukuman. Menurut Kepala Rutan Trenggalek, Budi Priyanto, total warna binaan di Rutan Trenggalek sebanyak 185 orang, terdiri dari narapidana 91 orang [semuanya laki-laki] dan 94 orang tahanan [ 90 orang laki-laki dan 4 orang perempuan]. Dari 91 orang narapidana,  yang mendapatkan remisi atau pengurangan masa menjalani hukuman pada peringatan HUT ke-66 Republik Indonesia sebanyak 46 orang dengan rincian 19 orang mendapatkan remisi 1 bulan, 5 orang mendapatkan remisi 2 bulan, 10 orang mendapat remisi 3 bulan, 3 orang mendapat remisi 4 bulan dan 9 orang mendapat remisi 5 bulan.
Surat Keputusan dari Menkumham tentang pemberian remisi kepada para narapidana ini secara simbolis telah diserahkan oleh Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR, MMT pada tanggal 17 Agustus 2011 bertempat di Rutan Trenggalek, seusai pelaksanaan upacara peringatan Detik-detik Proklamasi. Kepada yang telah menerima remisi, Bupati berpesan agar bisa mengambil hikmahnya dan semakin sadar dengan apa yang telah dilakukan serta merintis kehidupan ke depan semakin baik, bukan sebaliknya. Sedangkan kepada yang belum mendapatkan remisi, Bupati mengharapkan untuk bersabar dan melaksanakan ketentuan di Rutan sesuai aturan yang ada.  
Dalam kesempatan ini, Bupati kembali menyerukan pentingnya persatuan dan kesatuan. Karena berdasarkan pengamatan Bupati, saat ini semangat  persatuan dan kesatuan cenderung menurun. Hal itu ditandai dengan semakin seringnya terjadi pertikaian antar kelompok maupun golongan. Oleh karena itu, perlu peningkatan kewaspadaan terhadap ajakan atau hasutan yang tujuannya memecah belah. Sejarah telah memberikan pelajaran bahwa kerajaan-kerajaan di nusantara tidak runtuh karena serangan dari luar, namun lebih disebabkan perpecahan dari dalam.   [#]





Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video