Semarak HUT Republik Indonesia ke-66 tahun 2011 terasa sampai ke pelosok desa. Tidak hanya di tingkat kabupaten dan kecamatan saja, pemerintah desa di Kabupaten Trenggalek tepatnya Desa Wonoanti Kecamatan Gandusari juga turut meramaikan Hari Kemerdekaan ini dengan menggelar serangkaian event. Bekerja sama dengan beberapa sponsor, desa di bawah pimpinan Kades Suyannto ini menyelenggarakan jalan santai pada Minggu pagi, 24 Juli 2011 dan diberangkatkan oleh Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi, WR. MMT. Turut hadir pula beberapa Kepala Dinas beserta Muspika Gandusari.
Antusias masyarakat Desa Wonoanti dalam mengikuti jalan santai kali ini juga patut diacungi jempol, setidaknya 3000 orang yang terdiri dari laki-laki, perempuan, tua, muda dan anak-anak, semuanya ikut turun ke jalan. Bupati Trenggalek pun juga nampak bersemangat dan merespon positif terhadap acara ini. Hal ini terbukti dengan ditambahkannya hadiah undian dorprize bagi warga yang beruntung, yaitu dengan menambahkan hadiah 1 buah sepeda gunung. Sebelumnya PPHBN Desa Wonoanti telah menyediahkan dorprize berupa 2 ekor kambing dan masih banyak hadiah hiburan lainnya.
Jalan santai ini mengambil start dan finish di Balai Desa Wonoanti serta menempuh rute melingkar sejauh 6 km hingga melewati Dusun Nglancor Desa Gandusari. Saat melewati jalan desa di Dusun Nglancor tersebut, Bupati mengapresiasi pengaspalan jalan desa dengan menggunakan pasir giling, bukan pasir lokal sehingga hasilnya maksimal. Mengapresiasi hal tersebut, Bupati memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan agar ke depan dalam pengaspalan jalan menggunakan spesifikasi pasir giling.
Sebelum mengundi serta menyerahkan hadiah sepeda gunung, Bupati mengharapkan kepada Kades Wonoanti beserta jajarannya untuk melaksanakan kembali kegiatan semacam ini. “Mengingat warga Wonoanti sangat antusias dan menikmati acara jalan sehat”, tutur Bupati. Warga yang beruntung mendapatkan 1 buah sepeda gunung bernama Binti, perempuan asli warga Dusun Krebet Desa Wonoanti.
Peringatan HUT RI tahun 2011 ini juga disemarakkan pertunjukan musik, dengan Panjat Pinang yang dilaksanakan usai jalan santai serta pesta kembang api dan hiburan musik yang diselenggarakan pada malam harinya. [okt]
