laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

6 Juli 2011

Bupati : Trenggalek ke Depan Perlu Kebijakan yang Tidak Monoton dan Penuh Inovasi

Untuk mewujudkan Kabupaten Trenggalek yang sejahtera maka diperlukan strategi  pembangunan dan  kebijakan yang tepat. Salah satunya adalah mengenal potensi dan karakter wilayah yang akan membantu menjadi pijakan penyusunan rencana pembangunan ekonomi daerah ke depan. Untuk  menyamakan persepsi dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Trenggalek ke depan, Rabu, 6 Juli 2011  telah diselenggarakan Rapat Koordinasi antara Bupati Trenggalek dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah [TAPD] Kabupaten Trenggalek dengan  menghadirkan narasumber dari Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya (UB), Prof.Dr.  Chandra Fajri Ananda, SE, M.Sc.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Trenggalek, Dr. Ir.  Mulyadi WR, MMT ,menyatakan bahwa Kabupaten Trenggalek sebenarnya memiliki potensi daerah yang tidak kalah dengan Kabupaten lainnya. Namun sayangnya, potensi yang besar tersebut  masih banyak  yang belum digali. Oleh karena itu, diperlukan adanya kebijakan yang out of the box, tidak monoton dan penuh dengan inovasi. Namun, menurut Bupati segala potensi yang belum dimanfaatkan itu juga dibarengi dengan banyaknya kendala yaitu bencana alam yang kerap melanda Kabupaten Trenggalek. “Seringnya dilanda bencana banjir dan longsor menjadi salah satu hambatan berkembangnya Kabupaten Trenggalek” jelasnya.
Terkait dengan potensi yang belum dikelola, Bupati meminta kepada tim anggaran yang hadir untuk memberikan perhatian terhadap sumber daya alam yang potensial untuk dikembangkan.  
Menyinggung potensi dari sektor pertanian dalam pengertian yang luas yang di dalamnya termasuk perikanan dan perkebunan, Bupati berharap potensi daerah tersebut mendapatkan perhatian serius. Karena kontribusi sektor pertanian  terhadap PDRB Kabupaten Trenggalek cukup dominan. Beberapa  potensi yang mempunyai kans besar untuk menjadi ikon dari Kabupaten Trenggalek yaitu buah manggis, kakao dan cengkih maupun salak.  Oleh  karena itu SKPD terkait diminta untuk memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan dan pemasaran potensi tersebut. Untuk meningkatkan nilai tambah  buah salak, Bupati minta Dinas Koperindagtamben untuk memprogramkan pelatihan pengolahan salak, sehingga ketika panen raya harga tidak anjlok.
Mengingat potensi geografis Trenggalek yang dikelilingi pegunungan dan dekat dengan daerah pantai, maka sektor Pariwisata juga diharapkan mampu menjadi salah satu penyumbang PAD yang besar. Untuk memaksimalkan potensi di sektor ini, Bupati mengharapkan perbaikan di sektor transportasi dan jalan. Dengan sarana transportasi dan jalan yang memadai maka keengganan wisatawan untuk mengunjungi daerah wisata di Kabupaten Trenggalek tidak akan terulang kembali.  Yang tidak kalah pentingnya, Bupati berharap fasilitas yang ada di tempat wisata seperti tempat parkir bisa diperbaiki,  bahkan untuk Pantai  Karanggongso tempat parkir harus ditambah, karena sudah tidak mampu lagi menampung kendaraan wisatawan.
Ditambahkan oleh Bupati, untuk menghasilkan pembangunan yang maksimal maka harus memahami skala prioritas” Pembangunan mana yang super prioritas, lebih prioritas, prioritas dan kurang prioritas” pungkas Bupati. 
Sementara itu Prof. Dr. Chandra menyarankan agar potensi tambang di Kabupaten Trenggalek bisa menghasilkan pendapatan yang optimal,sebaiknya dikelola oleh perusahaan daerah, tentunya perusahaan daerah yang kredibel. Selain itu, untuk menambah pendapatan dari aset Pemkab yang belum dimanfaatkan, maka perlu dibentuk suatu SKPD atau UPT yang khusus untuk mengelola aset. Sedangkan untuk menggairahkan sektor perdagangan lokal, Dr. Chandra menyarankan untuk tidak mempermudah berdirinya pasar modern. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, berdirinya satu pasar modern maka akan membunuh 3-4 pasar tradisional. Selanjutnyau, pasar-pasar tradisional maupun UKM  perlu ditingkatkan kualitasnya. [#]

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video