laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

13 Juni 2011

Upaya Menghentikan Serangan Hama Wereng di Kabupaten Trenggalek

        Pada tahun 2010 kemarin, Pemerintah Kabupaten Trenggalek tergolong berhasil dalam bidang pertanian. Salah satunya terbukti dengan menjadi daerah surplus beras. Menurut keterangan Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Pertahutbun) Kabupaten Trenggalek Ir. Joko Surono ketika diwawancari pada Senin, 13 Maret 2011 mengungkapkan rasa optimisnya bahwa pada tahun 2011 ini pun hasil pertanian di Kabupaten Trenggalek khususnya padi masih bisa surplus, minimal setara dengan tahun kemarin. “Hal ini salah satunya disebabkan oleh penambahan areal pertanian di Kabupaten Trenggalek”,ungkapnya.
Namun, lanjut Joko Surono, keberhasilan surplus beras saat ini terkendala dengan banyaknya hama wereng yang menyerang lahan pertanian penduduk. Luas lahan yang diserang hama wereng  seluruhnya mencapai 3.588 Ha [data per tanggal 13 Juni 2011] dengan rincian kerusakan ringan 2.046 Ha, sedang 1.045 Ha, berat 428 Ha dan fuso/gagal panen 68 Ha dan tersebar di Kecamatan  Gandusari, Karangan, Pogalan, Durenan, Panggul, Munjungan maupun Trenggalek. “Oleh karena itu, saat ini Pemkab Trenggalek fokus untuk menyelamatkan tanaman yang terkena hama wereng”,tuturnya
Salah satu upaya Pemkab untuk menanggulangi hama wereng yaitu Bupati Trenggalek telah menetapkan serangan ini sebagai bencana pada tanggal 6 Juni 2011 yang  lalu . Pemkab juga telah melakukan  gerakan pengendalian dengan membantu pestisida sebanyak 7 kwintal senilai 100 juta rupiah. Selain itu, dari Pemerintah Provinsi Jatim, UPPH Tulungagung serta formulator  [ produsen pestisida] juga telah mengulurkan bantuan untuk menanggulangi hama wereng ini. Pendistribusian pestisida dilakukan dengan cara mendatangi wilayah pertanian yang terserang hama wereng  oleh petugas dengan membawa pestisida. Setelah pestisida dicampur dengan air, baru diberikan kepada petani yang membutuhkan untuk disemprotkan pada tanaman padi. Dengan demikian diharapkan distribusi pestisida akan tepat sasaran.
Untuk mengantisipasi keterbatasan pestisida, petani juga disarankan untuk menggunakan  pestisida organik. Sedangkan terhadap lahan sawah yang dinyatakan fuso akibat serangan wereng, Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan mengupayakan bantuan bibit dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Kementrian Pertanian [okt/ys] 

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video