Banyak alternatif tempat wisata yang dapat dikunjungi di Kabupaten Trenggalek, salah satunya adalah pantai-pantai yang ada di Kecamatan Watulimo. Di pantai-pantai ini, para wisatawan dapat melepaskan kepanatan dan kejenuhan terhadap rutinitas sehari-hari dengan memandangi keindanhan alam. Namun jika keindahan alam itu dikotori oleh sampah yang berhamburan dimana-mana, tentu saja minat para wisatawan akan hilang.
Oleh karena itu, Bupati Trenggalek Dr. Ir. Mulyadi WR. MMT. dalam acara rapat koordinasi di Aula Hotel Prigi menginstruksikan kepada seluruh jajaran Muspika, para Kades, dan Kepala SMP/SMK maupun SD Negeri se-Kecamatan Watulimo untuk memberikan contoh kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, paling tidak di lingkungan atau kantornya masing-masing. Karena saat ini masyarakat lebih mudah mencontoh perbuatan daripada hanya diperintah dengan kata-kata. Dengan meningkatnya kebersihan, diharapkan sektor pariwisata ikut meningkat dan dipastikan ekonomi masyarakat juga ikut meningkat. “Selain itu hendaknya di halaman kantor dan lingkungan juga ditanam tanaman peneduh agar terlihat lebih nyaman”, ungkap Bupati Trenggalek. Rapat koordinasi ini digelar usai Acara Pisah Sambut Kepala Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN) Prigi, Rabu, 22 Juni 2011 kemarin.
Dalam kesempatan ini, Camat Watulimo Drs. Edy Soeprianto melaporkan bahwa saat ini di Kecamatan Watulimo tengah dilaksanakan pensertifikatan tanah di tiga desa melalui Program Prona. Untuk mendukung program tersebut, masyarakat yang tergabung dalam Pokmas berupaya memenuhi kebutuhan mereka yang tidak termasuk dalam Program Prona, seperti pengaadaan patok tanah, materai, pengukuran dan lain-lain. Selain itu, Edy Soeprianto juga melaporkan bahwa sampai saat ini ada dua desa di Kecamatan Watulimo yang belum mempunyai Sekretaris Desa (Sekdes) dari PNS, yaitu Desa Ngembel dan Margomulyo.
Lebih lanjut, Bupati Trenggalek dalam sambutannya menegaskan perlunya mensinergikan sektor perikanan dan pariwisata di Pantai Prigi. Karena selain sebagai salah satu ikon pariwisata di Kabupaten Trenggalek, Prigi juga mempunyai Pelabuhan Perikanan Nasional. Selain itu, Bupati mengharapkan agar PPN Prigi dikembangkan menjadi Pelabuhan Samudera.
Kepada para Kades, Bupati menginstruksikan untuk segera mendata potensi unggulan di daerahnya masing-masing. “Dengan data potensi ini, akan mempermudah Pemkab dalam merencanakan pembangunan ke depannya”, tuturnya. Selain itu, para Kades hendaknya lebih berhati-hati dalam pengelolaan dana keuangan untuk desa, baik itu ADD maupun dana bantuan infrastruktur pedesaan. Terutama agar tertib dalam pengadministrasiannya, sehingga ke depan tidak menimbulkan masalah.
Menjawab pernyataan Camat Watulimo terkait dengan masih kurangnya Sekdes dari PNS, Bupati memerintahkan apabila memang tidak ada calon yang memenuhi syarat dari desa setempat, hendaknya dapat mengambil dari desa terdekat. “Daripada jabatan itu kosong”,ungkap Bupati. Sedangkan terkait Prona, Bupati menjelaskan bahwa walaupun biaya pembuatan sertifikat tanah dibiayai negara, namaun ada beberapa item yang tidak termasuk di dalamnya, seperti pengadaan patok tanah, materai maupun biaya pengukuran. Jadi sudah wajar kalau masyarakat mencukupi untuk kebutuhan tersebut. “Agar tidak terjadi masalah di kemudian hari, sebaiknya biaya untuk mencukupi kebutuhan pendukung tersebut agar langsung ditangani oleh masyarakat sendiri dan diadministrasikan dengan baik” , lanjut Bupati.
Pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) agar lebih cepat juga menjadi perhatian Bupati. Oleh karena itu, untuk daerah yang dapat melunasi PBB lebih awal akan diberikan reward atau hadiah. Bupati menjelaskan bahwa reward yang akan diberikan biusa berupa program, misalnya dengan menambah dana bantuan infrastruktur pedesaan. Sebaliknya bagi desa yang terlambat melunasi PBB, maka akan diberikan punishment atau hukuman, misalnya penurunan jumlah bantuan infrastruktur pedesaan pada tahun berikutnya.
Untuk meningkatkan pariwisata di Kecamatan Watuliomo, Bupati mengharapkan event gerak jalan wisata dihidupkan kembali. Sedangkan untuk mengantisipasi banyaknya wisatawan pada Peringatan Tahun Baru 2012, Bupati menginginkan jalan pintas Gemaharjo - Prigi pada tahun 2011 ini sudah bisa untuk dilewati.
Rapat koordinasi yang digelar mendadak ini diikuti oleh anggota Muspika Watulimo, para Kades se-Kecamatan Watulimo, Kepala UDP Kec. Watulimo dan para SMK dan SMP Negeri di Watulimo. [okt/ys]
Rapat koordinasi yang digelar mendadak ini diikuti oleh anggota Muspika Watulimo, para Kades se-Kecamatan Watulimo, Kepala UDP Kec. Watulimo dan para SMK dan SMP Negeri di Watulimo. [okt/ys]
