Selasa siang, 14 Juni 2011, sekitar pukul 11.00 WIB suasana di sekitar Lapangan Sumbergedong Trenggalek terasa berbeda. Ratusan anak Pendidikan Usia Dini (PAUD) berpakaian adat tampak berkumpul bersama orang tua dan guru pendamping mereka. Dengan menaiki kendaraan yang sudah dihias dengan bermacam-macam tema, mereka terlihat antusias untuk mengikuti serangkain pawai yang akan mengambil finish di halaman Pendopo Kabupaten Trenggalek.
Pawai tersebut diselenggarakan atas prakarsa Himpunan PAUD Indonesia (HIimpaudi bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek sebagai puncak acara peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Trenggalek. Pawai diberangkatkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, Drs. Kusprigianto, MM yang diawali kontingen dari Kecamatan Watulimo. Dengan mengambil start di depan SDN Sumbergedong, pawai ini diikuti oleh 201 kendaraan yang sudah dihias dari 14 Kecamatan di Kabupaten Trenggalek.
Pawai tersebut diselenggarakan atas prakarsa Himpunan PAUD Indonesia (HIimpaudi bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek sebagai puncak acara peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Trenggalek. Pawai diberangkatkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, Drs. Kusprigianto, MM yang diawali kontingen dari Kecamatan Watulimo. Dengan mengambil start di depan SDN Sumbergedong, pawai ini diikuti oleh 201 kendaraan yang sudah dihias dari 14 Kecamatan di Kabupaten Trenggalek.
Setelah berkeling Kota Trenggalek, peserta pawai PAUD tersebut disambut oleh Bupati Trenggalek, Dr.Ir. Mulyadi, Wr.MMT beserta Ny. Peny Mulyadi di finish, depan Pendopo Kabupaten Trenggalek. Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Ir.Cipto Wiyono,M.Si, Kepala Dinas Pendidikan, Drs. Kusprigianto, MM dan kepala SKPD lingkup Pemkab Trenggalek juga terlihat menyambut kedatangan pawai ini.
Peserta pawai sekitar 2764 anak dari lembaga PAUD seluruh Kabupaten Trenggalek berusaha menampilkan kendaraan pawai dengan berbagai tema. Dengan menaiki kendaraan yang sudah dihias menyerupai kapal, Kontingen PAUD dari Kecamatan Watulimo menunjukkan ciri khas Kecamatan Watulimo yang terkenal sebagai kota wisata bahari. Rupanya PAUD kecamatan Watulimo mengambil tema kelautan dalam pawai kali ini.
Peserta pawai sekitar 2764 anak dari lembaga PAUD seluruh Kabupaten Trenggalek berusaha menampilkan kendaraan pawai dengan berbagai tema. Dengan menaiki kendaraan yang sudah dihias menyerupai kapal, Kontingen PAUD dari Kecamatan Watulimo menunjukkan ciri khas Kecamatan Watulimo yang terkenal sebagai kota wisata bahari. Rupanya PAUD kecamatan Watulimo mengambil tema kelautan dalam pawai kali ini.
Lain halnya dengan kontingen Kecamatan Bendungan yang mengangkat tema Pertanian. Tak mau kalah dengan kecamatan Watulimo, PAUD Kecamatan Bendungan juga sudah menyiapkan kendaraan pawai yang dihiasi dengan hasil pertanian. Semakin menyemarakkan acara, lembaga PAUD dari Kecamatan Trenggalek menampilkan tema Bhinneka Tunggal Ika. Tema yang diambil berusaha diwujudkan dalam 57 kendaraan yang sudah dihias menyerupai rumah adat dari beberapa wilayah di Indonesia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Drs. Kusprigianto,MM mengungkapkan bahwa pawai hari ini diadakan sebagai puncak acara dari serangkaian peringatan Hari Anak Nasional tahun 2010 di Kabupaten Trenggalek. “Sebelumnya, serangkaian acara telah dilakukan dan puncak acaranya adalah hari ini", ungkap Drs. Kusprigianto. Untuk menunjang kreatifitas anak, lanjutnya, serangkaian acara telah digelar yang merupakan kerjasama antara Himpaudi dengan Dinas Pendidikian diantaranya lomba mewarnai dan mendongeng. Khusus untuk pemenang lomba mendongeng akan diikutkan dalam seleksi tingkat Nasional yang akan diselenggarakan 19 Juli mendatang. Sedangkan untuk melihat seberapa jauh wawasan guru PAUD juga telah digelar lomba cerdas cermat antar guru. [ra]

