Jumat, 20 Mei 2011 ada yang berbeda di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek. Pasalnya, pada hari ini dilaksanakan Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke 103.
Upacara yang diikuti oleh jajaran PNS lingkup Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD serta DPPKAD serta CPNS dengan Pembina Upacara Sekretaris Daerah, Ir. Cipto Wiyono, M.Si. ini mengambil tema “Dengan semangat Harkitnas ke 103 tahun 2011, kita wujudkan kebangsaan yang berkarakter, bersatu dan berdaya saing menuju masyarakat yang sejahtera”.
Namun, upacara kali ini tidak bisa diikuti oleh seluruh jajaran PNS lingkup Sekretariat Daerah, DPPKAD, Sekretariat DPRD dikarenakan telah terjadi bencana banjir di beberapa wilayah di kabupaten Trenggalek. Untuk diketahui, hujan yang mengguyur Kabupaten Trenggalek Kamis malam (19 Mei 2011) telah menimbulkan banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Trenggalek diantaranya Kecamatan Munjungan, Kecamatan Kampak, Kecamatan Ganusari, kecamatan Karangan, kecamatan Suruh, Kecamatan Pogalan dan Kecamatan Watulimo.
Terkait dengan hal itu, sebelum membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Ir. Cipto Wiyono menyampaikan kepada seluruh jajaran PNS untuk menyumbang beberapa uang sebagai wujud kepedulian kepada warga yang terkena banjir. Menurutnya, uang itu nantinya sebagian besar akan digunakan untuk membelikan nasi bungkus bagi korban banjir.
Sementara itu, dalam sambutan menteri Komunikasi dan Informatika RI, Ir.Tifatul Sembiring yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Ir. Cipto Wiyono menyampaikan sebagai generasi penerus perjuangan bangsa, kita tidak boleh lengah dan lupa akan hakiki nilai-nilai kebangsaan khususnya dalam menyikapi dan menghadapi era perubahan dan kemajuan yang secara terus menerus akan terjadi.
Menkominfo menambahkan, nilai-nilai kebangsaan, nilai-nilai persatuan dan kesatuan, nilai-nilai kebersamaan yang telah dipelopori oleh gerakan Boedi Oetomo harus dijadikan energi bagi langkah perjuangan kita kedepan. Selain itu kesempatan ini dijadikan sebagai renungan dan evaluasi sejauhmana semangant nasionalisme tersebut terimplementasi dalam setiap potensi, profesi, tugas dan tanggung jawab perilaku masing-masing individu warga negara Indonesia dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Diakhir sambutannya Menkominfo berpesan pada generasi muda yang akan menentukan eksistensi bangsa di masa-masa yang akan datang, semoga semangat persatuan dan kesatuan dalam lingkup Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat kita pertahankan sehingga bangsa Indonesia dapat sejajar dengan negara-negara maju lainnya.[tg/ria]
