laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

23 Mei 2011

Kholiq, SH, M.Si, Wakil Bupati Trenggalek Terpilih Sebagai Kakwarcab Pramuka Trenggalek

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Trenggalek akan segera memasuki babak baru. Hari Senin, 23 Mei 2011 perwakilan pengurus  Pramuka di  Kabupaten Trenggalek berhimpun di Pendopo Agung guna mengadakan Musyawarah Kabupaten (Muskab). Muskab dibuka secara resmi oleh Bupati Trenggalek. Dalam pembukaan  Muskab ini  tampak hadir Wakil Ketua [Waka] Kwarda Jatim, Wakil Bupati Trenggalek, Ketua Kwarcab Trenggalek serta perwakilan dari Kwatir Ranting (Kwaran) yang berjumlah 60 orang.
Tujuan dari Muskab ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menyusun program Pramuka Kwarcab Trenggalek dalam 5 tahun ke depan. Selain itu untuk memilih Ketua serta Pengurus Kwarcab baru periode 2011-2016. Hal ini diungkapkan Ketua Panitia Muskab, Mukasil, dalam laporannya.
Waka Kwarda Jatim, Ar. Purmali ketika memberikan sambutan menyampaikan bahwa ia sangat kagum dengan Gerakan Pramuka Kwarcab Trenggalek. “Selama ini, di antara 38 Kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Timur, Trenggalek tidak pernah beranjak dari 5 Kabupaten Terbaik. Luar biasa!!”, ungkapnya.
Bahkan di antara 5 kriteria yang digunakan sebagai dasar penilaian, ada 1 kriteria yang sangat menonjol di Kabupaten Trenggalek, yaitu Pramuka Peduli. “Jika bicara tentang Pramuka Peduli, maka Trenggalek dapat mewakili wajah Provinsi Jawa Timur di tingkat Nasional”, lanjut Purmali.
Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek yang sekaligus sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Trenggalek mengharapkan Pramuka dapat menjadi ujung tombak dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan. “Mengingat saat ini rasa persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia tengah mengalami degradasi”, tuturnya.
Pramuka juga diharapkan untuk tidak terkontaminasi oleh kepentingan politik. Pramuka harus membaktikan dirinya kepada masyarakat tanpa pamrih, seperti janji yang telah diucapakan dalam syair Himne Pramuka: Satyaku Ku Dharmakan, Dharmaku Ku Baktikan. “Itulah Pramuka sejati”, ungkap Bupati.
Ke depan, Pramuka diharapkan dapat ikut berpartisipasi dalam melaksanakan pembangunan. Semisal, memberikan masukan saat Musrenbang ataupun saat pembahasan APBD. “Namun hendaknya, masukan-masukan yang diberikan bukan hanya untuk kepentingan Pramuka saja, namun lebih diutamakan pada kepentingan rakyat”, lanjut Bupati.
Selain itu, hendaknya Kwarcab Trenggalek bisa memanfaatkan event-event penting semisal Jambore ataupun Raimuna untuk memperkenalkan potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Trenggalek, seperti: pariwisata, pertanian, perikanan dan sebagainya. Pemkab siap memfasilitasi untuk membuat kepingan cd-nya.
Bupati juga mengharapkan dalam pelaksanaan Muskab dapat memilih Ketua yang benar-benar tepat. Sehingga Pramuka Trenggalek tidak semakin layu, namun justru semakin tumbuh dan berkembang.
Dalam pemilihan Ketua Kwarcab yang digelar usai pembukaan di Graha Bhawarasa Pendopo, Kholiq, SH. M.Si, yang juga  Wakil  Bupati Trenggalek akhirnya terpilih menjadi Ketua Kwarcab yang baru menggantikan Mahsun Ismail, S.Ag. MM. melalui voting. Hanya ada 2 calon yang diusung menjadi Ketua Kwarcab dalam Muskab kali ini. Kholiq mampu mengumpulkan 11 suara, sedangkan Mahsun Ismail  mendapatkan 4 suara. [okt]

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video