Dalam rangka menjamin mutu dan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Kantor Ketahanan Pangan telah menyelenggarakan Diklat peningkatan mutu dan keamanan pangan pada Kamis, 29 April 2011. Diklat yang dilaksanakan sehari ini diselenggarakan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek dan diikuti oleh 90 peserta.
Menurut laporan Kasi Mutu dan Keamanan Pangan Kantor Ketahanan Pangan,, Emi Mardiyati, peserta Diklat terdiri dari guru pengelola kantin Sekolah Dasar 20 orang, Kelompok Pengusaha Pangan Olahan binaan Kantor Ketahanan Pangan sebanyak 20 orang, Kelompok Tani Buah dan Sayur 40 orang, Mantri Tani 4 orang, petugas dari Balai Penyuluh Kecamatan 4 orang dan Petugas Keamanan Pangan 2 orang.
Dalam Diklat ini, yang bertindak sebagai nara sumber adalah Ir. Yudo, MM dan Ir. Santoso, MMA dari Badan Ketahanan Pangan Propinsi Jawa Timur dengan materi Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) dan Kebijakan Pemerintah dalam ketahanan pangan. Sedangkan Prof. Bambang Wirjatmadi, dr. , MS, MCM, P.Hd., Sp.GK dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya menyampaikan materi tentang Sifat fisik/kimiawi bahan pangan yang mengandung bahan tambahan pangan.
Dalam sambutannya Kepala Kantor Ketahan Pangan, Ir. Sudarto mengatakan bahwa Diklat ini bertujuan agar masyarakat pelaku usaha, baik produsen, pedagang maupun distributor mempunyai pengetahuan yang memadai tentang keamanan pangan, sehingga dapat memilah dan memilih pangan yang baik untuk diproduksi, diperdagangkan maupun yang dikonsumsi, baik pangan segar atau olahan yang aman untuk dikonsumsi.
Sementara itu Bupati Trenggalek dalam sambutan yang dibacakan Administrasi Umum Drs. Abdul Mu’id, MM menyatakan bahwa pangan merupakan kebutuhan manusia yang sangat mendasar, karena berpengaruh terhadap eksistensi dan ketahanan hidupnya, oleh karena itu diperlukan ketersediaan pangan yang cukup, aman, bermutu dan bergizi seimbang.
Selanjutnya Bupati minta agar peserta Diklat memanfatkan sebaik mungkin kesempatan ini untuk menimba ilmu tentang mutu dan keamanan pangan, sehingga nantinya pangan, utamanya jajanan anak sekolah yang beredar di masyarakat dapat terjamin keamanannya.Dengan demikian bisa memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi muda yang berkualitas sehingga dapat membangun dan memajukan Trenggalek menuju masa depan yang gemilang [tg].
