Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-24 tingkat Provinsi Jawa Timur tidak lama lagi akan digelar, tepatnya tanggal 19 - 27 Juni 2011 bertempat di Kota Madiun. Untuk mempersiapkan calon peserta/kafilah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Trenggalek mengadakan pembinaan sekaligus seleksi kepada 73 calon peserta yang nantinya akan menjadi wakil Kabupaten Trenggalek dalam event ini. Pembinaan dipusatkan di MTsN Model Trenggalek dan akan dilaksanakan pada tiap hari Sabtu dan Minggu selama 3 pekan yaitu tanggal 9,10,16,17,30 April dan tanggal 1 Mei 2011.
MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur merupakan agenda rutin dua tahun sekali, yang diawali dengan seleksi di tiap-tiap kabupaten pada tahun sebelumnya. Lomba MTQ itu sendiri, lanjut Abd. Shomad, terdiri dari bebarapa cabang, yaitu : cabang tartil, cabang MTQ yang terdiri dari MTQ anak, remaja, dewasa dan tuna netra, cabang Hifdhil Quran (Hafalan), Cerdas Cermat Quran (CCQ), Musabaqoh Syarkhil Quran (MSQ), Qiro’ah Sab’ah, Cabang Khotil Quran serta Qori’/Qori’ah Tuna Netra.
Agar tidak mengganggu proses belajar mengajar di MTsN Model Trenggalek, pembinaan dilakukan mulai Hari Sabtu sore hingga malam dilanjutkan Hari Minggu pagi hingga sore. Selain itu, untuk lebih menyukseskan pelaksanaan pembinaan, para peserta nantinya juga akan diasramakan di MTsN yang terletak di sebelah barat Taman Makam Pahlawan (TMP) Karangsoko ini. “Nantinya sekitar 30 orang yang akan lulus seleksi dan dikirim ke Madiun”, tambah Abd. Shomad.
Ketua LPTQ sekaligus Asisten Administrasi Umum Setda Kab. Trenggalek, Drs. Abdul Mu’id M.M. dalam sambutannya menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan ajang untuk memilih yang terbaik di antara yang baik-baik agar bisa bersaing pada MTQ tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional. “Yang dulunya juara 3, bisa saja dikirimkan ke MTQ tingkat Provinsi asalkan dalam pembinaan ini menunjukkan perkembangan yang terbaik dibanding peserta lainnya”, ujar Abdul Mu’id. Oleh karena itu, para peserta diharapkan mengikuti pembinaan ini sebaik-baiknya serta menunjukkan kemampuan yang optimal.
Untuk lebih memotivasi para peserta, Ketua LPTQ Kabupaten Trenggalek juga menetapkan target dalam pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi kelak. “Paling tidak 5 medali emas harus dibawa pulang ke Trenggalek”, seru Abdul Mu’id [okt].