Setelah berusaha mendalami materi pelajaran melalui belajar dan beberapa kali uji coba (try out) dalam menyambut Ujian Nasional [Unas], sebagai bentuk penyerahan diri (tawakkal) kepada Alloh dalam menghadapi unas yang dilaksanakan mulai tanggal 17 April 2011, Ikatan Pelajar - Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU - IPPNU) Kabupaten Trenggalek bekerjasama dengan Pengurus OSIS SMA/SMK/MA se-Kecamatan Trenggalek menggelar Istighotsah bersama yang dilaksanakan di Masjid Agung Darussalam Kabupaten Trenggalek. Istighotsah yang dilaksanakan hari Rabu pagi, 13 April 2011 ini diikuti oleh lebih dari 150 siswa kelas XII SMS/SMK/MA se-Kecamatan Trenggalek. Asisten Administrasi Umum, Drs. Abdul Mu'id MM. mewakili Bupati Trenggalek hadir dalam acara ini.
Dalam sambutannya, Drs. Abdul Mu'id MM. mengapresiasi kegiatan istighotsah semacam ini. “Karena selain ditujukan untuk berdoa, dengan diadakan istighotsah ini dapat menghindarkan generasi muda dari perbuatan yang tercela, anorma, amoral dan asusila sehingga menjadi manusia yang berakhlakul karimah dan berbudi pekerti luhur”, tutur Abdul Mu'id.
Dalam kesempatan ini pula, Abdul Mu'id juga menyampaikan tentang urgensi berdoa. Semakin majunya ilmu pengetahuan, semakin perlunya manusia untuk berdoa. Karena di jaman ilmu pengetahuan yang semakin maju ini, justru terjadi bencana dan kejadian mengerikan yang diluar perhitungan manusia. “Sehingga dalam hal ini, tidak ada cara lain kecuali dengan memohon perlindungan kepada Alloh dengan berdoa”, ujar Abdul Mu'id.
Masih menurut Abdul Mu'id, berdoa juga sangat dianjurkan karena manusia diciptakan dalam keadaan lemah. Ilmu yang dimiliki manusia sangatlah sedikit, sedang yang dihadapi semakin banyak. Selain itu, manusia dikirim ke dunia ini hanya untuk berusaha sedangkan hasilnya ada di tangan Alloh. “Jadi sangatlah tepat manakala di dalam menghadapi ujian ini kita membiasakan diri untuk berdoa”, lanjut Abdul Mu'id.
Acara istighotsah ini diawali dengan melaksanakan Shalat Tasbih dan Shalat Hajat, baru kemudian dilanjutkan dengan istighotsah yang dipimpin oleh H. Nahrowi dari Kecamatan Pogalan. Acara ditutup dengan ceramah keagamaan sekaligus penyampaian motivasi kepada peserta istighotsah oleh praktisi pendidikan, Jamaludin [okt].