Sebanyak 22 stakeholders Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan melakukan study banding di Kabupaten Trenggalek, pada Kamis, 3 Maret 2011. Bertempat di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek, rombongan yang berjumlah 22 orang dan dipimpin oleh Asisten Pemerintahan Kabupaten Banjar, Dr. Nurus Syamsi diterima oleh Plh. Asisten Pemerintahan Sekretrais Daerah Kabupaten Trenggalek, Drs. I Gede Siama, M.Si.
Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR, MMT dalam sambutan yang dibacakan oleh Plh Asisten Pemerintahan Sekda Kabupaten Trenggalek mengungkapkan apresiasinya atas terpilihnya Kabupaten Trenggalek di antara Kabupaten lainnya di Jawa Timur sebagai tempat melakukan study banding.
“Dengan 14 kecamatan, 152 desa serta 5 kelurahan, Kabupaten Trenggalek mengandalkan sektor Pertanian sebagai leading sector.” paparnya. Selain itu, Bupati Trenggalek menginformasikan bahwa akhir-akhir ini di Kabupaten Trenggalek sering terjadi suara dentuman dari dalam tanah. Sebagai tindak lanjut dari fenomena tersebut, tim dari BMKG Pusat sedang melakukan penelitian yang lebih mendalam. Sebelumnya, tim peneliti dari BMKG Stasiun Geofisika Tretes dan PVMBG Bandung juga telah melakukan hal yang sama.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengharapkan agar kunjungan kerja dan study banding dari Pemerintah Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan membawa cerita yang baik dan ilmu yang bermanfaat untuk kemajuan pembangunan bersama antara kedua kabupaten.
Dr.Nurus Syamsi selaku Ketua rombongan yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintah Pemerintah Kabupaten Banjar mengungkapkan bahwa kunjungan ini selain bertujuan sebagi sarana silaturahmi juga sebagai ajang study banding untuk mengambil pelajaran yang ada di Kabupaten Trenggalek, khususnya di bidang pengentasan kemiskinan dan asuransi purna tugas bagi Kades dan Perangkat Desa. Tercatat pada Tahun 2008 lalu, rombongan dari DPRD Kabupaten Trenggalek juga pernah melakukan kunjungan ke Kabupaten Banjar.
Lebih lanjut Dr.Nurus Syamsi menjelaskan bahwa dari ke-21 orang yang ikut dalam rombongan, sebagian besar adalah Camat yang tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Banjar. Sehingga melalui study banding ini, proses pengentasan kemiskinan dimana para Camat mempunyai peran yang penting dalam mengakses sumber ekonomi bisa saling bertukar ilmu dengan Kabupaten Trenggalek. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Banjar juga ingin belajar mengenai program asuransi purna tugas yang diberikan kepada Kepala Desa dan para Perangkat Desa.
Program asusransi purna tugas bagi Kades dan Perangkat Desa elah digagas Pemkab Trenggalek sejak Tahun 2008. Bekerja sama dengan PT Asuransi Jaminan Bringin Jiwa Sejahtera, yang telah terdaftar untuk menikmati program tersebut hingga tahun 2010 tercatat 1.228 orang yang terdiri dari Kepala Desa dan Perangkat Desa [ra].
Program asusransi purna tugas bagi Kades dan Perangkat Desa elah digagas Pemkab Trenggalek sejak Tahun 2008. Bekerja sama dengan PT Asuransi Jaminan Bringin Jiwa Sejahtera, yang telah terdaftar untuk menikmati program tersebut hingga tahun 2010 tercatat 1.228 orang yang terdiri dari Kepala Desa dan Perangkat Desa [ra].
