Longsornya bebatuan dan tanah dari tebing telah menutup badan jalan di Km 17 Desa Nglinggis Kecamatan Tugu sejak Kamis sore, tanggal 17 Maret 2011. Malam harinya, material longsoran tersebut telah berupaya dibersihkan dengan mendatangkan eskavator. Namun berhubung longsoran tanah dan bebatuan terus saja terjadi, demi keamanan dan keselamatan petugas, kegiatan pembersihan dihentikan. Kegiatan pembersihan dimulai lagi Jumát setelah subuh, tanggal 18 Maret 2011. Menjelang siang upaya pembersihan dengan eskavator terhenti lagi, karena diantara material longsoran tersebut terdapat batu dengan ukuran sangat berat sehingga tidak mampu dipindahkan atau diangkat dengan eskavator. Untuk mengatasi hal tersebut, menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Trenggalek, Ir. Muhammad Sholeh, MM diperlukan peralatan pemecah batu atau breaker. Hal tersebut telah dikoordinasikan dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Timur dan breaker siap didatangkan ke lokasi setelah Sholat Jumát. Sambil menunggu datangnya peralatan tersebut, personil Kodim 0806 Trenggalek, Badan Penanggulanagn Bencana Daerah Kabupaten Trenggalek, Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Trenggalek serta SKPD terkait lainnya maupun masyarakat secara bahu membahu membersihkan material longsoran secara manual. Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Ir. Cipto Wiyono, M.Si. yang menyempatkan hadir di lokasi sekaligus untuk memastikan bahwa pembersihan material terus dilakukan agar jalur transportasi segera normal kembali.
Setelah Sholat Jumát kegiatan pembersihan longsor diteruskan dan peralatan breaker yang ditungu-tunggu akhirnya datang juga. Dengan peralatan breaker, batu sebesar mobil kijang bisa dipecah-pecah, sehingga mampu dibersihkan dan diangkat dengan eskavator. Menurut Ir. Muhammad Sholeh, jika cuaca mendukung, menjelang maghrib diperkirakan pembersihan longsoran bisa selesai. Selain itu, batu besar di tebing jalan pada lokasi sama yang potensial longsor juga akan diupayakan diturunkan, sehingga tidak membahayakan pengguna jalan. Kepada para pengguna jalan Ir. Muhammad Sholeh mengharapkan agar berhati-hati selama melintasi jalur Trenggalek-Ponorogo, khususnya di kawasan perbukitan, karena rawan longsor, terutama saat hujan turun [ys].
