Guna memastikan pelaksanaan APBD tahun 2011 berjalan dengan lancar, Bupati Trenggalek mengundang segenap kepala SKPD untuk mengadakan rapat koodinasi di Graha Bhawarasa Trenggalek. Dalam rakor yang diadakan pada hari Rabu (09/03) ini, Bupati menginstruksikan kepada segenap Kepala SKPD untuk segera membentuk panitia lelang atau pengadaan barang/jasa. “SKPD yang masih kekurangan jumlah staf untuk dijadikan panitia lelang karena harus sudah bersertifikat, maka dapat mengambil dari SKPD lain”, jelas Bupati.
Selain itu, Bupati Trenggalek memerintahkan kepada semua Kepala SKPD beserta jajarannya untuk segera membuat perencanaan kegiatan serta sesegera mungkin melaksanakannya, khususnya untuk kegiatan-kegiatan fisik konstruksi. Lebih lanjut, Bupati menegaskan agar dalam pelaksanaan APBD 2011 ini harus mengacu pada Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan, Ir. Mohammad Sholeh MM, Kamis siang, 10 Maret 2010 ketika diwawancarai tentang pelaksanaan APBD tahun 2011 dmenjelaskan bahwa untuk Dinas Bina Marga dan Pengairan telah melaksanakan instruksi Bupati dalam rakor tersebut. “Rencana umum pengadaan barang/jasa sudah mulai diumumkan, proses perencanaanpun saat ini juga sedang dikerjakan. Namun untuk pelaksanaan kegiatan fisik yang diawali dengan lelang, dijadwalkan pada awal April mendatang. Sedangkan untuk panitia lelang dan perangkat lunak lainnya, semuanya sudah siap”, tutur Sholeh.
Khusus untuk pengadaan asphalt dengan anggaran Rp 400 juta lebih, lanjut Sholeh, saat ini sudah dalam tahap evaluasi untuk menentukan pemenangnya. Direncanakan asphalt tersebut untuk pemeliharaan rutin jalan. Sedangkan untuk pemeliharaan rutin jalan, karena saat ini kondisi cuaca yang masih sering hujan, Dinas Bina Marga untuk sementara hanya menutup jalan-jalan yang berlubang dengan batu atau leveling, sehingga tidak membahayakan pengguna jalan. Hal ini dilakukan karena jika jalan-jalan yang berlubang saat ini diaspal kembali, dikhawatirkan akan cepat rusak karena terkikis oleh air hujan. “Jalan Kecamatan Kampak-Munjungan yang saat ini rusak berat juga sudah mulai diperbaiki”, tambah Sholeh[#].