laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

24 Maret 2011

Bupati Buka Bahtsul Masail Forum Musyawarah Pondok Pesantren se-Jawa Madura yang ke-22

Bahtsul Masail ke-22 yang diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren (FMPP) se-Jawa - Madura hari Rabu, 23 Maret 2011 resmi dibuka oleh Bupati Trenggalek, Dr. Ir.  Mulyadi  WR, MMT. Ponpes Darussalam yang berlokasi di Desa Sumbergayam Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek menjadi tuan rumah dalam acara yang diagendakan setiap 6 bulan sekali ini dan diikuti tidak kurang dari 200 Pondok Pesantren se-Jawa Madura.
Menurut keterangan Ketua Panitia, KH. Abdul Mu'id Shohib, Bathsul Masail bertujuan untuk membahas masalah-masalah fiqih kontemporer yang secara tertulis hukumnya tidak tercantum dalam Al-Quran dan Hadits, sehingga perlu diadakan pembahasan yang lebih terperinci untuk menentukan hukumnya, namun  harus berpedoman pada kaidah-kaidah umum yang terdapat pada Al-Quran dan Hadits. “Sehingga dengan diadakan Bahtsul Masail ini, diharapakan permasalahan-permasalahan agama khususnya yang marak akhir-akhir ini dapat disepakati hukumnya dan tidak meresahkan kaum muslimin”, lanjutnya.
Dalam pembahasan Bahtsul Masail yang dilaksanakan selama 2 hari sampai hari Kamis (24/3) ini, Panitia telah membentuk 3 Komisi Pembahasan. Dimana setiap komisi akan membahas 7 masalah, sehingga total ada 21 masalah yang akan dikaji. Permasalahan yang akan dikaji antara lain : hukum acara Hipnotis dan Ajang Mencari Bakat yang ditayangkan oleh Stasiun TV Swasta dan digemari oleh banyak kawula muda. Selain itu terkait wajibnya mendaftar ibadah haji yang saat ini para Jamaah Calon Haji diharuskan menunggu sekitar 8 tahun usai mendaftarkan diri untuk diberangkatkan ke tanah suci.
Bupati Trenggalek dalam sambutannya mengapresiasi pentingnya acara Bahtsul Masail ini. Bupati juga mengusulkan dilakukan pembahasan untuk mengatasi tertinggalnya negara-negara Islam khususnya di bidang teknologi. Bupati memandang hal inilah yang menjadi faktor utama beraninya negara-negara barat untuk ikut campur bahkan memusuhi negara-negara Islam.
Selain itu, di hadapan peserta Bahtsul Masail, Bupati mengharapkan untuk tidak mudah diprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sehingga pertengkaran antar dan intern agama yang sering terjadi akhir-akhir ini dapat dihindari dan diselesaikan dengan jalan musyawarah yang baik.
Acara ini juga dihadiri oleh Pimpinan Ponpes Al-Falah Ploso Kediri KH. Zaenudin Djazuli (Gus Din) yang sekaligus memberikan Ceramah Keagamaan kepada peserta Bahtsul Masail [okt].

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video