Menghadapi pasar global dengan kebebasan pasar, Koperasi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) diharapkan mampu menata ulang konsep, gagasan serta memberikan ide-ide baru sehingga koperasi tetap hidup dan berkembang. Hal ini disampaikan Bupati Trenggalek, Dr. Ir.H Mulyadi, W.R, MMT ketika membuka secara resmi Rapat Anggota Tahunan Koperasi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Trenggalek pada hari Kamis, 24 pebruari 2011 bertempat di Gedung PWRI Trenggalek. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Puskoptama Jawa Timur, Pembina Koperasi dan Pengurus dan Pengawas Koperasi.
Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada segenap pengurus Koperasi PWRI yang telah melaksanakan pertanggung jawabannya secara tepat waktu melalui Rapat Anggota. “Walaupun di usia lanjut, tetapi masih mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya” papar Bupati.
Selanjutnya, Bupati berharap melalui moment sekali setahun tersebut bisa dimanfaatkan sebagai media silaturahmi dan komunikasi dalam rangka membangun citra dan kepercayaan koperasi yang sangat diperlukan oleh lembaga koperasi ke depan. Terkait dengan hal itu, partisipasi anggota untuk memberikan pendapat demi kesempurnaan dan kemajuan koperasi sangat lah diperlukan.
Sedangkan untuk menghadapi tantangan dan kendala yang terjadi dewasa ini, Bupati mengajak seluruh anggota Koperasi PWRI untuk memiliki setidaknya 4 hal yaitu semangat swadaya, semangat kekeluargaan, semangat demokratis dan semangat ekonomi. Dengan begitu Koperasi PWRI yang merupakan salah satu wadah bagi para pensiunan Pegawai Negeri Sipil mampu menunjukkan eksistensinya.
Diakhir sambutannya, Bupati memaparkan tiga hal kepada segenap yang hadir demi kemajuan Koperasi di masa yang akan datang. “ Pertama, Koperasi harus selalu berupaya meningkatkan pelayanan, baik kepada anggota dan masyarakat. Kedua saya mengharapkan Koperasi mampu memantapkan dan meningkatkan skala usaha. Untuk poin ketiga, saya harapkan Koperasi mampu menyelaraskan program yang digagas oleh Kementerian Koperasi dengan meningkatkan peran aktif para anggota dan kemampuan para pengelola” pungkas Bupati.
