Dalam rangka meningkatkan disiplin PNS guna mencapai pelayanan masyarakat secara optimal, Selasa siang tanggal 1 Pebruari 2011 Bupati Trenggalek Dr. Ir. Mulyadi WR. MMT. didampingi Inspektur Djoko Wasono, SH., M.M. mengadakan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek. SKPD yang dikunjungi Bupati Trenggalek yaitu Inspektorat, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kantor Perijinan dan Penanaman Modal (KPPM), Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB), serta Balai Uji Kendaraan yang merupakan salah satu unit kerja di bawah Dinas Perhubungan Komunikasi & Informatika [Hubkominfo].
Kepada para PNS di Inspektorat, Bupati Trenggalek meminta untuk meningkatkan kinerjanya di bidang pengawasan, sehingga pelaksanaan program-program pembangunan sesuai dengan rencana. Salah satunya dengan metode jemput bola atau turun langsung ke lapangan. Sehingga ketika terdapat permasalahan segera dapat diselesaikan.
Kepada para PNS di Bappeda, Bupati meminta untuk meningkatkan koordinasi dengan SKPD maupun stake holder lainnya dalam penyusunan perencanaan pembangunan, sehingga lebih aspiratif. Selain itu Bupati memerintahkan agar time schedule penyusunan RAPBD hingga tahap evaluasinya yang telah dipresentasikan oleh Kepala Bappekab beberapa hari yang lalu segera dikirimkan ke seluruh SKPD di Kabupaten Trenggalek, sehingga dapat dijadikan pedoman
Di KPPM, Bupati Trenggalek disambut langsung oleh Kepala Kantor drg. Unung Isnaeni Diah MM. Bupati mengharapkan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pegawai KPPM harus mampu berkerja secara cerdas dan tepat khususnya dalam hal pemilahan berkas-berkas dari pemohon. Bupati menghendaki hanya berkas yang lengkap saja yang diterima, sedangkan berkas yang kurang lengkap langsung dikembalikan kepada pemohon agar segera dilengkapi. Sehingga pelayanan perijinan dapat terselesaikan, karena tidak terhambat kurangnya persyaratan. Bupati juga menekankan agar para PNS di KPPM bersikap ramah dan murah senyum dalam melayani masyarakat dengan latar belakang yang beragam
Selanjutnya, Bupati Trenggalek meninjau Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) yang masih 1 komplek dengan Kantor Inspektorat, BAPPEDA dan KPPM. Menurut Bupati, bangunan di BPPKB perlu untuk direnovasi karena terlalu sempit sehingga dapat mengganggu aktifitas pekerjaan, apalagi BPPKB menaungi Penyuluh KB se-Kabupaten Trenggalek yang jumlahnya mencapai 40 orang.
Di balai Uji Kendaraan (Uji Kir) yang terletak di Desa karangsoko, Bupati disambut oleh Kepala Dinas Hubkominfo, Ulang Setyadi, SH., M.Si. Kadis Hubkominfo menyampaikan bahwa saat ini sistem administrasi di Uji Kir telah komputerisasi, Sehingga pelayanan uji kendaraan dan ijin trayek menjadi lebih mudah, karena data kendaraan bermotor yang dilayani Balai Uji Kendaraan Bermotor Trenggalek sudah masuk data base, dengan demikian para pemohon tidak perlu fotocopy berkas-berkas pengajuan. Selain itu, dengan sistem komputerisasi ini, waktu pelayanan pengujian menjadi lebih singkat dan dapat meminimalkan ruang gerak calo. Komputerisasi di Balai Uji Kendaraan mulai dilaksanakan tahun 2011 ini, jelas Ulang (end)
